Bencana Kabut Asap

Asap. Asap kembali melingkupi bumi melayu ini. Kebakaran hutan kembali terjadi. Kebakaran yang katanya mencapai 100 Ha ini terjadi disekitar daerah tempat yang aku tinggali sekarang. Kabut asap dari kebakaran hutan ini sangat menggagu. Kabut asap membuat jarak pandang menjadi terbatas. Bau asap pun menyengat hingga membuat hidung terasa bebal.

Kebakaran hutan memang sering terjadi pada bulan-bulan kemarau. Dan memang beberapa hari ini tak pernah turun hujan. Cuaca semakin panas dan terik. Di media televisi diberitakan bahwa kebakaran ini karena cuaca yang kering. Namun apa benar? Banyak oknum masyarakat yang sering melakukan pembakaran hutan ketika cuaca kemarau. Hal ini dilakukan dengan motif yang bermacam-macam, ada yang pengen buka lahan baru, ada yang mau memperbaharui hutan tanaman industri dan berbagai alasan lain yang notabene tujuannya adalah untuk kepentingan pribadi. Mereka membakar hutan tanpa rasa dosa. Mereka menutup telinga dan mata seolah-olah tidak tau akibat dari perbuatan mereka. Mereka sengaja lupa akan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh perbuatan yang hanya menguntungkan sekelompok orang. Mereka seakan tidak ingat betapa banyak orang yang terganggu karena kabut asap yang dihasilkan.

Alhamdulillah, disaat menulis tulisan ini Allah memberikan ni’matNya. Allah menurunkan hujan yang menyejukkan bumi melayu ini. Semoga dengan hujan ini dapat mengurangi kabut asap yang sangat mengganggu ini. Semoga anak-anak dan orang dewasa yang terkena Ispa bisa kembali pulih dan beraktivitas lagi dengan baik. Amin.

Oiya, Bagi teman yang berada dalam cuaca hujan yang lebat, bacalah doa Allahuma soyyiban nafiaa. Semoga Allah menjadikan hujan ini bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s