Sharing : Qurban

Semalam dengar pengajian di mesjid dan mau share sama temans semua. Semoga ada manfaatnya. Berikut point-pointnya:

“Tidaklah anak Adam beramal di hari Nahr yang paling dicintai Allah melebihi menumpahkan darah (berqurban). Qurban itu akan datang di hari Kiamat dengan tanduk, bulu dan kukunya. Dan sesungguhnya darah akan cepat sampai di suatu tempat sebelum darah tersebut menetes ke bumi. Maka perbaikilah jiwa dengan berqurban”

 

Allah akan mengampuni dosa orang yang berqurban lebih cepat dari waktu yang dibutuhkan jatuhnya tetesan darah hewan qurban menyentuh tanah.

Ibadah Qurban dimulai sejak zaman anak nabi adam yaitu Habil dan Qabil. 2 anak nabi adam sama-sama memberikan qurban kepada Allah SWT namun ada perbedaannya antara mereka. Habil memberikan qurban berupa kambing yang sehat sedangkan saudaranya mengqurbankan panen tanamannya yang jelek. Allah hanya menerima qurban dari Habil karena habil berqurban dengan hati yang tulus dan ihklas sedangkan saudaranya malah sebaliknya.

Di yaumul Akhir nanti, binatang yang diqurbankan akan datang, tanduk, bulu dan kukunya akan bersaksi bahwa kita telah berqurban dengan catatan bila kita melakukannya dengan ikhas.

Selain itu diceritakan juga kisah nabi Ibrahim A.S. Nabi Ibrahim diuji kesabarannya dengan begitu lamanya mendapatkan keturunan. Namun nabi Ibrahim selalu berdoa “Rabbi habli minassholihin” ya Alllah berkahilah aku dengan anak yang sholeh. Diumur 89 tahun barulah Allah mengabulkan do’a nabi Ibrahim. Ujian Allah kepada nabi Ibrahim tidak sampai disitu, setelah anak nabi Ibrahim lahir yang diberi nama Ismail, Allah kembali menguji kesabaran nabi Ibrahim dengan memerintahkan nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya, anak yang sudah lama dirindukan dan disayangi. Nabi Ibrahim digoda oleh setan untuk tidak mau melakukan perintah Allah SWT tapi ketaatan nabi Ibrahim kepada Allah mengalahkan segalanya. Nabi Ibrahim menyampaikan kepada anaknya Ismail bahwa ia bermimpi untuk menyembelih anaknya. Disinipun setan berupaya untuk mempengaruhi Ismail dan kembali kesabaran yang dimiliki Ismail tidak terpengaruh oleh godaan setan. Ismail mempersilahkan nabi Ibrahim untuk menyembelihnya karena itu adalah perintah Allah SWT. Selanjutnya nabi Ibrahim juga menyampaikan berita ini kepada istrinya Siti Hajar. Setanpun tidak tinggal diam, setan berupaya untuk mempengaruhi Siti Hajar untuk menolaknya namun kesabaran yang dimiliki Siti Hajar pun tidak terpengaruh oleh godaan setan hingga akhirnya dilakukalah penyembilahan Ismail.

Pada saat Ismail disembelih, Allah menunjukkan kebesaranNya dengan mengganti Ismail dengan seekor domba.

Begitulah, ibadah qurban syarat dengan kesabaran. Kesabaran yang dimiliki oleh nabi Ibrahim, Ismail dan Siti Hajar dalam menghadapi godaan syetan menjadi dasar dilakukannya lempar jumrah sebanyak 3 kali pada pelaksaan ibadah Haji.

Selain itu, ibadah qurban mengandung hikmah untuk mengikis semua rasa dengki, kikir, pelit dan bakhil yang ada didalam hati.

Qurban juga mengandung makna silaturahim. Daging dari hewan qurban tersebut dibagi menjadi 3. 1/3 untuk yang melakukan qurban, 1/3 untuk fakir miskin dan 1/3 nya lagi untuk sanak famili. Dengan berqurban kita mempererat silaturahim dengan keluarga. Kita mendatangi keluarga dan memberikan daging hewan tersebut sehingga silaturahim terjalin.

Wallahualam.

Demikian hikmah dari berqurban. Semoga bermanfaat bagi setiap orang yang membacanya.:-)

2 responses to “Sharing : Qurban

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s