ASI: Air SUSU Ibu

Sekitar 2 minggu lalu saya mengantarkan istri ke klinik atau rumah berobat di komplek perumahan. Kami mendaftar dan selanjutnya menunggu untuk dipanggil. Kami duduk bersebelahan di kursi tunggu yang memang telah disediakan oleh petugas klinik. Sembari menunggu kami mengobrol dan memperhatikan pasien lain yang juga menunggu untuk berkonsultasi dengan dokter. Tak jauh dari kami ada seorang ibu yang sedang menggendong anak kecil. Ibu tersebut juga membawa anaknya yang masih kecil yang berumur kira-kira 3 tahun. Anak perempuan itu sibuk berlari-lari disekitaran kursi tempat ibunya duduk. Kesukaan kami akan anak kecil memancing hati untuk menanyakan nama si anak yang sedang bermain berlari dan berputar itu.

Istri saya bertanya, ”nama anaknya siapa Bu?”

Si Ibu menjawab, ”Namanya nabilla”

Kami terus melihat Nabilla berputar-putar.

Si ibu pun langsung berkata, ”kalau punya anak, nanti berikan ASI ya, kalau tidak diberikan ASI maka akan rugi, kenikmatan menjadi seorang ibu itu adalah ketika bisa menyusui anak. Selain itu rasa keterikatan dengan anak pun lebih kuat jika ibu memberikan ASI ekslusif kepada anaknya”. Kira-kira demikian tutur si Ibu.

Kami tersenyum. Selanjutnya kami berdiskusi, sungguh mulia ibu tersebut. Ibu yang mau memberikan ASI eksklusif kepada anaknya, karena banyak ibu dizaman sekarang tidak mau lagi memberikan ASI eksklusif kepada anaknya dengan alasan yang bermacam.

Dan sungguh, didalam al-quran dikatakan:

Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh…

Menurut para ahli gizi, ASI sangat bermanfaat bagi anak, ASI dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak, meningkatkan perkembangan otak, menekan pengeluaran, melancarkan pencernaan anak, dan segudang manfaat lainnya. Hal ini baru disadari oleh para ahli sedangkan di al-quran sudah disebutkan berabad-abad tahun yang lalu. Sungguh Allah maha besar.

Mari mengajak ibu-ibu menyusui untuk memberikan ASI eksklusif kepada anaknya.:-)

Semoga bermanfaat.🙂

4 responses to “ASI: Air SUSU Ibu

  1. si ibu juga bilang begitu kuatnya hubungannya dengan anak laki-laki tertua. si anak selalu menceritakan segala masalahnya kepada sang ibu. dan semua anak-anak ibu tersebut sehat karena asi memperkuat pertahanan tubuh si anak🙂 para ayah juga diharapkan menjadi “ayah asi” yang membantu para ibu agar dapat memberikan asi secara maksimal🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s